Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia

Saat ini pendidikan bahasa Inggris memegang peran penting dalam kehidupan masyarakat global. Bahasa Inggris kini telah diakui publik sebagai bahasa Internasional yang telah berdomisili di berbagai bidang industri yang ada. Baik itu bidang politik, ekonomi, atau pun seni dan budaya. Bahasa Inggris telah menginvasi semua sektor dan mendominasi pop culture society, bahkan mayoritas isi konten dari World Wide Web (www) tertulis dalam bahasa Inggris. Dengan demikian, perlu disadari pentingnya pendidikan bahasa Inggris bagi kita, masyaarakat Indonesia, untuk bekal masa depan dan karir yang akan atau pun sedang dijalani. Kini, persaingan global di Indonesia semakin ketat adanya. Dengan dipekerjakannya tenaga-tenaga kerja asing, penduduk kita harus berusaha lebih giat lagi agar dapat berkompetisi dengan para expat tersebut. Kemudian, perusahaan-perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia semakin bertambah banyak, dan tentunya mereka membuka kesempatan bekerja pula di perusahaan mereka, khususnya kepada masyarakat yang bisa berbahasa Inggris. Namun masih saja banyak kendala yang muncul dalam pengajaran pendidikan bahasa Inggris di Indonesia ini. Kesalahan yang paling krusial dalam pengajaran bahasa Inggris adalah kurikulum yang terlalu menitikberatkan pengajaran pada grammar. Seperti yang kita ketahui bahwa anak-anak yang terlahir di negara berbahasa Inggris tidak pernah diajarkan grammar semasa kecilnya, namun pada akhirnya mereka tetap lancar berbahasa Inggris. Seorang youtuber guru bahasa Inggris Mr. D pun pernah melakukan eksperimen dengan menanyakan pertanyaan seputar grammar kepada native speaker. Nyatanya mereka hampir tidak bisa menjawab semua pertanyaan yang diberikan dengan benar. Dibandingkan dengan grammar, kosa kata adalah hal yang paling krusial dalam menguasai bahasa Inggris. Walaupun mereka sanggup menghafal semua grammar, bagaimana bisa seorang siswa merangkai sebuah kalimat jika mereka tidak tahu kosa kata apa yag harus mereka gunakan. Seorang bayi yang lahir dari native speaker bisa menguasa bahasa Inggris karena ia terbiasa mendengar orang tuanya berbicara dan menyerapnya, bukan dengan menghafal semua tenses. Artinya siswa perlu memperkaya kosa kata bahasa Inggris, dan membiasakan diri mereka dengan menonton atau mendengarkan orang berbicara bahasa Inggris. Selain itu, siswa perlu diajarkan budaya native speaker dalam berbicara. Hal ini diperlukan karena cara orang Indonesa berkomunikasi dan cara native speaker bahasa Inggris sudah pasti berbeda. Apa yang dianggap sopan dan tidak sopan tidak selalu sama dengan budaya yang berbeda. Baru setelah semua itu diajarkan, pelajaran grammar bisa diterapkan, dan siswa tidak kebingungan ketika belajar grammar dan menerapkannya. Currently English education plays an important role in the global society. English has now been publicly recognized as an international language that has been domiciled in various fields of industry. Whether it's politics, economics, or even arts and culture. English has invaded all sectors and dominated pop culture society, even the majority of the contents of the World Wide Web (www) are written in English. Thus, it is important to realize the importance of English education for us, the people of Indonesia, for the provision of the future and careers that will or are currently undertaken. Now, global competition in Indonesia is getting tougher. With the employment of foreign workers, our population must try even harder to compete with the expats. Then, there are more and more foreign companies investing in Indonesia, and of course they open opportunities to work in their companies, especially to people who can speak English. But there are still many obstacles that arise in the teaching of English language education in Indonesia. The most crucial mistake in teaching English is the curriculum that places too much emphasis on teaching grammar. As we know that children born in English-speaking countries have never been taught grammar as a child, but in the end they remain fluent in English. An English teacher youtuber called Mr. D has also conducted experiments by asking questions about grammar to native speakers. In fact they can hardly answer all the questions given correctly. Compared to grammar, vocabulary is the most crucial thing in mastering English. Although they are able to memorize all grammar, how can a student compile a sentence if they do not know what vocabulary they should use. A baby born from native speaker can master English because he is accustomed to hearing his parents speak and absorb it, not by memorizing all tenses. This means students need to enrich English vocabulary, and familiarize themselves with watching or listening to people that speak English. In addition, students need to be taught native speaker culture in speaking. This is necessary because the way Indonesians communicate and the way native English speakers are certainly different. What is considered polite and not polite is not always the same with a different culture. Only after all of that is taught, grammar lessons can be applied, and students are not confused when learning grammar and applying it.

Komentar